# Mencoba Hashnode untuk Pertama Kali

*Bismillaah Alhamdulillaah*,
*Assalamu'alaikum Wr. Wb.*,

Setelah kurang lebih satu bulan saya memuat tulisan di blog  [Medium](https://masgalih.medium.com/) , dan mencoba menelusuri penyedia layanan blog sejenis, akhirnya ketemu *Hashnode*. Untuk menulis konten di sini menggunakan *[markdown](https://id.wikipedia.org/wiki/Markdown)* sebagaimana biasa saya lakukan ketika membuat isian fail *README.md* di *repository  [Github](https://github.com/galihboy)*.

> 
*Markdown* adalah perangkat konversi teks ke HTML untuk penulis konten web. *Markdown* memungkinkan Anda menulis format teks yang mudah dibaca dan ditulis, kemudian mengonversinya ke bentuk XHTML (atau HTML) yang secara terstruktur valid - [Daringfireball](https://daringfireball.net/projects/markdown/).

Dalam tulisan di [sini](https://hashnode.com/vs/medium) diterangkan perbandingan antara *Hashnode* dan *Medium*, yang beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

| Hal| Medium | Hashnode | 
|------|----------|------------|
|Biaya | Gratis untuk beberapa artikel, bayar untuk baca tanpa batas | Gratis |
|Setelan Domain | Ada untuk anggota berbayar |  Ada dan gratis |
|Sorot Sintak |Tidak ada sorot sintak mandiri |Otomatis mendeteksi teks dalam blok *code* sesuai sintaknya | 
|Pengelompokan Tulisan Terkait |  Tidak ada|Ada |
|Halaman Statis | Tidak Ada|Ada | 
|Penyetelan Tautan | Tidak ada|Ada |

Saya pertama kali tertarik dengan *Medium* karena format tulisan, jenis *font*, gaya CSS-nya membuat nyaman mata untuk melihat dan membaca teks panjang. Tapi karena ada batasan *paywall* bagi pembaca untuk dapat membaca keseluruhan artikel jadi membuat saya mulai mencari *platform* alternatif sejenis.

Sementara ini mungkin saya akan mencoba menulis di kedua *platform* ini sambil beradaptasi dulu dengan lingkungan penulisannya. Apalagi di *Hashnode* ini menawarkan untuk bisa mengimpor tulisan yang ada di *Medium*.


> 
If you’re already on Medium, we’ve made it easy for you to switch.
>
Hashnode's Medium Importer enables you to migrate your entire back catalog over to our platform in a matter of minutes.

*Btw*, saya menulis *markdown* ini sambil melihat *cheatsheet* di  [sini](https://laasyasettyblog.hashnode.dev/markdown-cheatsheet-to-write-a-stunning-article)  yang cukup membantu saya untuk adaptasi dalam format penulisan artikel 😃.

Penulisan kode dengan sorotan sintak bawaan juga cukup memudahkan, seperti contoh berikut.


```python
class Prima():
  def __init__(self):
    pass

  def CekPrima(self, angka):
    if angka < 1: return False
    else:
      for i in range(2, angka):
        if angka % i == 0: return False
      else: return True

  def DeretPrima(self, min, maks):
      lstPrima = []
      for i in range(min, maks+1):
          if self.CekPrima(i):
              lstPrima.append(i)
              #print(i)
      return lstPrima

o = Prima()
min = 2
maks = 50000

mulai = time.perf_counter()
print(o.DeretPrima(min, maks))
akhir = time.perf_counter()-mulai
print(f"Waktu: {akhir} detik")
``` 

Potongan kode tersebut di atas untuk menampilkan deret prima di antara dua bilangan.
Hasil eksekusinya seperti terlihat pada gambar berikut.

![image.png](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1636311624146/GoTSoMr0z.png)

Untuk meletakkan gambar juga sama dengan yang ada di *Medium*, yaitu tinggal *copy/paste* dari hasil *screenshot* atau unggah fail gambar.

Sementara ini dulu artikel perdana di *Hashnode*, semoga betah dan rajin menulis 😉.

Semoga berkenan 💝.

[Web Utama](https://galih.eu) **·**  [Blog](https://blog.galih.eu)  **·** [Github Pages](https://galihboy.github.io/) **·** [Medium](https://masgalih.medium.com/)
